A.
WAWANCARA
DENGAN GURU BK
1.
Narasumber
1 : Bapak Mustadjab Abdillah / SMKN 1
Jenangan
Menurut Bapak
Mustadjab Abdillah, teknologi
informasi sangat bermanfaat bagi BK di sekolah. Seperti halnya guru mata
pelajaran, sudah seharusnya guru BK menguasai TI. Adapun manfaatnya antara lain
sebagai berikut:
1. Untuk
kepentingan administrasi BK, surat menyurat, pembuatan program kerja tahunan, semester,
dan lain-lain.
2. Untuk
aplikasi data siswa, data perkembangan jumlah siswa, menghitung siswa dengan
berdasarkan kasus, rata-rata kehadiran, data siswa berdasarkan latar belakang
tertentu, misalnya: pekerjaan orang tua, agama, jarak sekolah-rumah, jenis
pilihan pasca studi di SMK, dan lain-lain.
3. Membuat
dan menyajikan grafik data (no.2)
4. Menyampaikan
dan menyajikan proses bimbingan kelompok/klasikal dengan presentasi. Aplikasi
Power Point sangat membantu manakala guru BK melakukan bimbingan dengan
menyampaikan materi tertentu di depan sekolompok anak/ di depan kelas. Pada
saat menyampaikan materi ini tentu seorang guru BK dapat juga mengembangkan
kompetensinya pada program aplikasi TI yang lain, misalnya video, film, foto,
dan lain-lain. Siswa akan lebih tertarik manakala seorang guru BK tampil di depan
kelas dengan kompetensi TI yang memadai.
5. Pada
saat informasi sudah berkembang sedemikian pesat, maka BK tidak dapat berpisah
dengan dunia informasi. Informasi yang begitu cepat dapat ditangkap melalui
media internet. Seorang guru BK harus mampu memanfaatkan internet sebagai media
"layanan informasi" bahkan "layanan penempatan dan
penyaluran" bagi konselinya. Sebagai contoh : Siswa membutuhkan layanan
pasca pendidikan di SMK-SMA. Sudah tentu guru BK harus paham betul dan mampu
melayani anak berkenaan bagi mereka yang berminat melanjutkan studi, karena
sudah eranya pendaftaran online. Program SNMPTN-PMDKPN-BIDIKMISI dan jenis
pendaftaran online lainya sudah menjadi makanan pokok guru BK kelas 12.
6. Beberapa
pihak telah membuat program aplikasi yang langsung ditujukan untuk kepentingan
BK. Contoh : Alat Ungkap Masalah dan Sosiogram.
Banyaknya
manfaat TI bagi BK (guru) tentu dapat diambil manakala guru BK mau bekerja dan
belajar meningkatkan kompetensi. Namun jika tidak, TI (komputer) hanya dimaknai
sebagai mesin ketik-radio-kalkulator. Apabila dahulu yang disebut orang buta
huruf artinya orang yang tidak bisa membaca dan menulis, namun kini yang
disebut buta huruf adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan TI untuk
melakukan aktifitasnya. Termasuk melayani siswa dalam rangka pelaksanaan
Bimbingan dan Konseling dalam arti yang seluas-luasnya.
2.
Narasumber
2 : Ibu Riana Septi / SMKN 2 Tuban
Menurut Ibu Riana Septi, teknologi informasi sangat diperlukan dan dibutuhkan terutama
internet. Di era modern ini, internet sangat diperlukan bagi bimbingan dan
konseling di sekolah, seperti untuk pendaftaran SNMPTN, Bidik Misi, dan
lain-lain secara online.
3.
Narasumber
3 : Nanang Tri Cahyono, S.Pd / SMKN 5
Malang
Menurut Bapak Nanang
Tri Cahyono, manfaat TI bagi bimbingan dan konseling di sekolah antara lain:
a. Untuk
mempermudah menyimpan inventori siswa.
b. Untuk
media layanan informasi, dan lain-lain
c. Meringankan
tugas BK
4.
Narasumber 4 : Riskiyana Prihatiningsih, S.Pd / SMK
Putra Indonesia
Menurut Ibu Riskiyana
Prihatiningsih, manfaat TI bagi bimbingan dan konseling di sekolah antara lain:
a. Memudahkan
dalam memberikan layanan BK
b. Memudahkan
konselor dalam mengolah data
c. Sebagai
sarana pengembangan teknik pembelajaran
B. FENOMENA
YANG TERKAIT DENGAN MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI BAGI BK
C.
OPINI
TENTANG MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI BAGI BK
Menurut saya,
teknologi informatika sangat berperan dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling
di sekolah. Manfaat yang diperoleh dari TI sangat berguna bagi jalannya
pelaksanaan bimbingan dan konseling tersebut, baik untuk materi di kelas maupun
untuk layanan BK. TI sangat membantu dalam proses kerja guru
BK. Dalam materi di kelas, guru BK memanfaatkan program komputer seperti Power
Point untuk menyampaikan layanan bimbingan. Di sisi lain, manfaat TI bagi BK
yang sangat tidak asing lagi adalah adanya pendaftaran PT melalui web (pendaftaran
online), seperti SNMPTN, SBMPTN, Bidik Misi, dan lain-lain. Dengan adanya pendaftaran
online ini tentu sangat meringankan kerja guru BK dan juga siswa dapat dengan
mudah untuk melakukan pendaftaran. Data-data siswa di sekolah dapat pula
disimpan di komputer guru BK sebagai informasi jika diperlukan pada waktu
tertentu.
Dewasa ini,
Ujian Nasional mulai dilaksanakan secara online. Perkembangan ini tentunya
tidak luput dari peran teknologi informasi yang telah ada. Semakin berkembang
teknologi informasi, semakain berkembang pula strategi untuk pelaksanaan
program bimbingan dan konseling di sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar